Membangun Rasa Percaya Diri


Mungkin jarang yang menyadari, bahwa salah satu modal penting seorang salesman adalah rasa percaya diri. Ada sebuah pendapat, sebelum mulai menjual sebuah produk, seorang salesman harus mampu “menjual” dirinya terlebih dahulu. Artinya, bagian penting dari sebuah seni menjual adalah bagaimana kita membuat calon pembeli lebih dulu menyukai dan percaya pada si penjual. Oleh sebab itu, seorang salesman wajib memiliki rasa percaya diri sebelum membuat orang lain percaya kepadanya.

Di bawah ini adalah resep untuk membangun rasa percaya diri, dari buku Sukses Memotivasi karangan Richard Denny…

Hindari Mencari Alasan

Begitu banyak orang mengurungkan niat mereka dengan mengajukan alasan yang tidak masuk akal dan samasekali salah, seperti; saya tidak bisa, saya tidak mampu sebab…, pendidikan saya belum memadai, saya sudah terlalu tua, saya masih terlalu muda, dan lain-lain…  

Siapapun dapat mencari alasan untuk segala macam perkara. Sebuah alasan mungkin untuk sementara bisa menyenangkan dan menentramkan hati, tetapi alasan-alasan hanya akan menghamabat seseoarang dari pencapaian sasaran. Ingatlah bahwa otak kita adalah kawasan penyimpanan — apa yang kita masukkan pada gilirannya akan keluar lagi, jadi gantilah penyisipan hal-hal negatif dengan hal-hal positif.

Gunakan Daya Imajinasi

Otak dengan kapasitasnya yang tidak terbatas dapat membantu kita dengan tanpa batasan untuk mencapai ambisi hidup, hanya jika kita memberinya kesempatan. Biarkan dia menggambarkan diri kita sebagai pribadi yang kita inginkan. Gambarkan wujud yang anda inginkan dengan jelas. Semakin kita memikirkan itu semua, semakin besar kepastian akan suatu hasil yang positif.

Jika anda secara terus menerus membiarkan pikiran ini dipenuhi dengan bermacam-macam pemikiran mengenai penyakit dan kesehatan yang buruk, hampir dipastikan anda akan mengalami penyakit yang anda pikirkan itu. Sama halnya, jika kita terus menerus memikirkan hasil negatif tentang pergaulan atau karier bisnis, pemikiran itu pada gilirannya akan mengakar dalam diri kita.

Maka dalam proses membangun kepercayaan diri melalui daya imajinasi otak, pentinglah untuk menjadi yakin bahwa apa yang sedang kita pikirkan dan lihat dengan jelas adalah hal yang positif. Hal yang positif itu harus memungkinkan kesan positif pada diri kita dan peningkatannya, serta pemikiran positif itu harus mengarah ke target kita, cita-cita dan kebahagiaan dalam hidup.

Jangan Takut Gagal

Kegagalan telah mengahalangi begitu banyak orang. Sehingga mereka mundur sebelum mencoba, sebelum berbuat atau sebelum meraih keberhasilan. Sebab mereka tidak mampu menerima terminologi dimana ada kemungkinan untuk gagal. Sebagian orang benar-benar tidak pernah mencoba sesuatupun sebab rasa takut gagal ini telah menguasai otak mereka selama bertahun-tahun. Setiap hari mereka memikirkan kegagalan ini sehingga mereka tidak pernah sungguh-sungguh melakukan sesuatu dan pada akhirnya mereka tidak percaya diri dan penuh keraguan.

Seseorang yang takut tenggelam, tidak pernah akan bisa berenang

Penampilan Membentuk Kepercayaan Diri

Penampilan luar memang bukan segalanya. Tetapi, terkadang perlu untuk membelanjakan uang demi penampilan luar yang menarik. Sebab, dengan penampilan luar yang menarik memberi kesempatan yang ada dalam diri kita untuk merasa baik.

Susunlah Catatan Mengenai Sukses Yang Diperoleh

Setiap orang pasti pernah mencapai sukses dalam hidupnya. Cara mengumpulkan catatan sukses masa lalu sangat sederhana. Pikirkan balik sukses anda yang paling awal yang mungkin terjadi pada masa sekolah, ketika memenangkan lomba balap kelereng atau balap karung. Mungkin juga berawal dari ucapan selamat ketika memenangkan lomba mengambar atau melukis. Ini bisa dilakukan secara lisan pada suatu audio kaset atau buku catatan. Anda bisa melihat kembali catatan dan memperbaharui aset paling berharga Anda dengan kenangan akan sukses tersebut.

Motivasi hanya dapat mengabadikan diri berdasarkan harapan. Untuk memotivasi diri, seseorang harus memiliki harapan tentang sebuah masa depan. Oleh karena itu dalam memotivasi diri seseorang bertanggung jawab untuk menciptakan sendiri harapannya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: