ANZ di Indonesia


ANZ Group hadir pertama kalinya sebagai kantor perwakilan Grindlays di Indonesia pada tahun 1973.

Pada tahun 1993, ANZ Group bersama PT Panin Bank Tbk (Panin) mendirikan sebuah bank campuran yang dikenal sebagai PT ANZ Panin Bank (ANZ) dengan komposisi kepemilikan saham masing-masing sebesar 85% oleh ANZ Group dan 15% oleh Panin.

Pada tahun yang sama, ANZ mulai masuk ke pasar Indonesia yang tengah berkembang pesat dengan menawarkan berbagai produk dan layanan menarik bagi para nasabahnya.

Melalui divisi Institutional, Commercial, Private Banking, Retail dan Wealth, dan Consumer Finance, ANZ senantiasa berupaya mengembangkan produk dan layanan inovatif bagi para nasabah sesuai dengan dinamika perilaku konsumen, gaya hidup dan tren global.

Tonggak Penting ANZ

1973

Hadir di Indonesia sebagai kantor perwakilan ANZ Grindlays

1993

  • Membuka joint venture bank dengan nama PT ANZ Panin Bank dengan kepemilikan saham 85% bagi ANZ Banking Group Ltd dan 15% bagi PT Panin Bank
  • Membuka cabang di Senayan

1997

Memulai bisnis kartu kredit di Indonesia

2000

Meluncurkan kampanye kartu kredit pertama bersamaan dengan Olimpiade Sydney 2000

2001

Meluncurkan ANZ Platinum Card

2005

Meluncurkan Kartu Cicilan

2007

  • Meluncurkan ANZ Black Card
  • Membuka cabang di Medan
  • Pinjaman sindikasi USD 750M untuk Adaro Indonesia

2008

  • Meluncurkan ANZ Femme Card
  • Membuka cabang ANZ Tower, Jakarta
  • Membuka dua cabang di Surabaya
  • Pinjaman bilateral USD 20M untuk Petrosea
  • Pinjaman sindikasi USD 40M untuk Kaltim Prima Coal
  • Pinjaman USD 300M untuk Bayan Resources

2009

  • Meluncurkan logo ANZ yang baru
  • Membuka cabang di Kelapa Gading, Jakarta
  • Membuka cabang di Pondok Indah, Jakarta
  • Meluncurkan ANZ Priority Banking
  • Membuka cabang di Semarang
  • Membuka cabang di Pluit, Jakarta
  • Membuka cabang di Bandung
  • Pinjaman Bilateral IDR 1T untuk Telkomsel
  • Pinjaman sindikasi USD 700M untuk Pertamina
  • Pinjaman sindikasi USD 500M untuk Adaro

2010

  • Membuka cabang di Palembang
  • Menyelesaikan proses akuisisi RBS
  • Pinjaman Bilateral USD 50M untuk Pamapersada
  • Pinjaman Bilateral IDR 130B untuk Ultrajaya

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: